Entri Populer

Rabu, 04 Mei 2011

sumber daya alam

BAB I
PENDAHULUAN

I.I        Latar Belakang
Sumber daya alam adalah sesuatu yang yang ada di sekitar alam lingkungan hidup kita dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera atau dengan kata lain sumber daya alam adalah segala sesuatu yang tersedia di alam dan dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia. Sumber daya alam bisa terdapat di mana saja seperti di dalam tanah, air, permukaan tanah, udara, dan lain sebagainya.
Persebaran sumber daya alam tidak selamanya melimpah. Ada beberapa sumber daya alam yang terbatas jumlahnya  kadang-kadang dalam proses pembentukannya membutuhkan jangka waktu yang relatif lama dan tidak dapat di tunggu oleh tiga atau empat generasi keturunan manusia.
Dalam mengantisipasi hal tersebut, manusia harus mampu mengolah, memanfaatkan, dan menggunakannya secara efektif dan efisien maka sumber daya alam yang ada akan mampu digunakan oleh generasi selanjutnya.
Untuk mengetahui lebih lanjut pengertian sumber daya alam dalam arti luas dan bagian-bagiannya serta solusi 

untuk menanganinya maka dibuatlah makalah mengenai sumber daya alam ini.

I.II       TUJUAN
                Makalah ini dibuat dengan tujuan :
1.       Mengetahui dan memahami arti sumber daya alam
2.       Mengetahui jenis – jenis sumber daya alam
3.       Mengetahui pemanfaatan sumber daya yang telah dilakukan







BAB II
PEMBAHASAN

Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang tersedia di alam dan dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia. Sumber daya alam bisa terdapat di mana saja seperti di dalam tanah, air, permukaan tanah, udara, dan lain sebagainya.
A. Sumber alam berdasarkan jenis dan daya:

1.  Sumber daya alam hayati / biotik –
Sumber daya alam hayati / biotik  adalah sumber daya alam yang berasal dari makhluk  hidup adalah sumber daya alam Yang berasal Dari Hidup makhluk.
contoh : tumbuhan, hewan, mikro organisme, dan lain-lain contoh: Tumbuhan, hewan, biota mikro, dan lain-lain

2.  Sumber daya alam non hayati / abiotik
Sumber daya alam non hayati / abiotik adalah sumber daya alam yang berasal dari benda mati. adalah sumber daya alam Yang berasal Dari Benda mati.
 contoh : bahan tambang, air, udara, batuan, dan lain-lain contoh: Bahan tambang, udara, batuan, dan lain-lain

B.  Sumber daya alam berdasarkan Sifat Pembaharuan:

1.  Sumber daya alam yang dapat diperbaharui / renewable
Sumber daya alam Yang dapat diperbaharui / diperpanjang  yaitu sumber daya alam yang dapat digunakan berulang-ulang kali dan dapat dilestarikan. yaitu sumber daya alam yang perlengkapan dilestarikan berulang-perlu memprogram ulang dan dapat dapat kali.
contoh : air, tumbuh-tumbuhan, hewan, hasil hutan, dan lain-lain contoh: udara, 
        tumbuh-tumbuhan, hewan, hasil hutan, dan lain-lain

2.   Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui / non renewable
         Sumber daya alam yang regular tidak dapat diperbaharui / non terbarukan
         ialah sumber daya alam yang tidak dapat di daur ulang atau bersifat hanya dapat 
         digunakan sekali saja atau tidak dapat dilestarikan serta dapat punah. ialah  
         sumber daya alam yang dapat di daur regular tidak perlu memprogram ulang  
         atau pajaknya hanya dapat perlengkapan sekali saja atau regular tidak dapat     
         dilestarikan serta dapat punah.
         contoh : minyak bumi, batubara, timah, gas alam. contoh: Minyak bumi,
         batubara, timah, dan gas alam.

4.      Sumber daya alam yang tidak terbatas jumlahnya / unlimited
   Sumber daya alam yang regular tidak jumlahnya Terbatas / unlimited
   contoh : sinar matahari, arus air laut, udara, dan lain lain. contoh: Sinar
   matahari, udara arus laut, udara, dan lain lain.
C. Sumber daya alam berdasarkan Kegunaan atau penggunaannya

1.  Sumber daya alam penghasil bahan baku
         Sumber daya alam penghasil Bahan 
         baku adalah sumber daya alam yang dapat digunakan untuk menghasilkan benda     
         atau barang lain sehingga nilai gunanya akan menjadi lebih tinggi. sumber daya
         alam adalah yang dapat perlengkapan untuk menghasilkan barang atau benda   
         lain sehingga nilai gunanya akan menjadi lebih tinggi.
         contoh : hasil hutan, barang tambang, hasil pertanian, dan lain-lain contoh: Hasil
         hutan, tambang barang, hasil pertanian, dan lain-lain

2. Sumber daya alam penghasil energi
         Sumber daya alam penghasil energi adalah sumber daya alam yang dapat
         menghasilkan atau memproduksi energi demi kepentingan umat manusia di
         muka bumi. sumber daya alam adalah yang dapat menghasilkan atau
         memproduksi energi demi kepentingan Umat Manusia di muka bumi.
                     contoh : ombak, panas bumi, arus air sungai, sinar matahari, minyak bumi, gas
         bumi, dan lain sebagainya. misalnya: Ombak, panas bumi, debit sungai arus
         udara, sinar matahari, minyak bumi, gas bumi, dan lain sebagainya.


            2.1 Sumber daya alam yang dapat diperbarui
              
1.      Air
Air merupakan kebutuhan utama seluruh makhluk hidup. Bagi manusia selain untuk minum, mandi dan mencuci, air bermanfaat juga:
1.      sebagai sarana transportasi
2.      sebagai sarana wisata/rekreasi
3.      sebagai sarana irigasi/pengairan
4.      sebagai PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)
Air sebagai sumber kehidupan adalah  memenuhi kebutuhan air baku untuk rumah tangga, pertanian, industry , pariwisata, pertahanan, pertambangan, ketenagaan dan perhubungan. Sebagai sumber daya alam air juga harus dilestarikan agar ketersediaan air dipermukaan bumi ini bisa berkesinambungan. Dengan melestarikan hutan berarti kita juga melestarikan ketersediaan air sebagai sumber daya alam. Banyaknya air yang tersedia di permukaan bumi ini akan sangat membantu kehidupan manusia karena air diantaranya akan banyak memberikan manfaat ekonomi. Di daerah daerah yang pengairannya baik  pertanian tidak lagi bergantung pada hujan , petani dapat merencanakan pola pergiliran tanaman dengan lebih baik.
2.      Udara

Udara yang bergerak dan berpindah tempat disebut angin. Lapisan udara yang menyelimuti bumi disebut atmosfer. Lapisan Ozon berfungsi untuk melindungi bumi dari sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari. Angin dapat dimanfaatkan juga sebagai sumber energi dengan menggunakan pembangkit listrik kincir angin.

Dari udara kita menghirup oksigen yang sangat dibutuhkan kita untuk bernafas, dengan bernafas kita mampu untuk tetap bertahan hidup dan kualitas udara sangat menentukan sehat atau tidak udara yang kita hirup


3.      Hewan

Hewan di Indonesia dapat digolongkan menjadi :
1.      Hewan liar ialah hewan yang hidup di alam bebas dan dapat mencari makan sendiri, misalnya dari jenis burung, ikan dan serangga.

2.      Hewan piaraan ialah hewan yang dipelihara untuk sekadar hobi atau kesenangan semata, misalnya burung perkutut, marmut, kucing dan kakaktua.

3.      Hewan ternak ialah hewan yang dikembangbiakkan untuk kemudian dimanfaatkan atau diperjualbelikan.
Dipandang dari peranannya, hewan dapat digolongkan sebagai berikut :
a. Sumber pangan, antara lain sapi, kerbau, ayam, itik, dan lele.
b. Sumber sandang, antara lain bulu domba dan ulat sutera.
c. Sumber obat-obatan, antara lain ular kobra dan lebah madu.
d. Piaraan, antara lain kucing, burung, dan ikan hiss.
4.      Tumbuhan

Tumbuhan memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen dan tepung melalui proses fotosintesis. Oleh karena itu, tumbuhan merupakan produsen atau penyusun dasar rantai makanan.

Eksploitasi tumbuhan yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan dan kepunahan, dan hal ini akan berkaitan dengan rusaknya rantai makanan.
Kerusakan yang terjadi karena punahnya salah satu faktor dari rantai makanan akan berakibat punahnya konsumen tingkat di atasnya. Jika suatu spesies organisme punah, maka spesies itu tidak pernah akan muncul lagi. Dipandang dari segi ilmu pengetahuan, hal itu merupakan suatu ke rugian besar.

·         Hutan
Hutan merupakan sebuah areal luas yang ditumbuhi beraneka ragam pepohonan. Hutan berfungsi sebagai penampung karbon dioksida (carbon dioxide sink), habitat hewan, modulator arus hidrologika, serta pelestari tanah, dan merupakan salah satu aspek biosfer Bumi yang paling penting . Hutan adalah bentuk kehidupan yang tersebar di seluruh dunia. Kita dapat menemukan hutan baik di daerah tropis maupun daerah beriklim dingin, di dataran rendah maupun di pegunungan, di pulau kecil maupun di benua besar.

Dilihat dari jenis pohonnya, hutan dapat dibagi menjadi dua, yaitu:
1.      Hutan Homogen ialah hutan yang ditumbuhi oleh satu jenis pohon/tanaman, misal: hutan jati, hutan pinus, hutan cemara dll.
2.      Hutan Heterogen ialah hutan yang ditumbuhi oleh berbagai jenis pohon/tanaman.
Dilihat dari arealnya, hutan dapat dibagi menjadi lima, yaitu sebagai berikut:
1.      Hutan lindung ialah hutan yang berfungsi melindungi tanah dari erosi, banjir dan tanah longsor.
2.      Hutan produksi ialah hutan yang berfungsi untuk menghasilkan berbagai produk industri dan bahan perlengkapan masyarakat, seperti kayu lapis, mebel, bahan bangunan dan kerajinan tangan.
3.      Hutan wisata ialah hutan yang ditujukan khusus untuk menarik para wisatawan domestik (dalam negeri) maupun wisatawan mancanegara.
4.      Hutan suaka alam ialah hutan yang berfungsi memelihara dan melindungi flora (tumbuhan) dan fauna (hewan).
5.      Hutan Mangrove ialah hutan bakau di tepi pantai yang berfungsi untuk menghindari daratan dari abrasi.
Hasil hutan yang dapat dimanfaatkan oleh kita yaitu: kayu (jati, pinus, cemara, cendana), damar, rotan, bambu dll. Erosi ialah pengkisan tanah yang disebabkan oleh air hujan. Reboisasi ialah penanaman/penghijauan kembali hutan yang telah gundul. Abrasi ialah penyempitan daratan akibat pengikisan tanah yang disebabkan oleh air laut. Korasi ialah pengikisan daratan yang disebabkan oleh angin.
·         Pertanian
Pertanian di Indonesia menghasilkan berbagai macam tumbuhan, antara lain padi, jagung, kedelai, sayur-sayuran, cabai, bawang dan berbagai macam buah-buahan, seperti jeruk, apel, mangga, dan durian. Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia mempunyai pencaharian di bidang pertanian atau bercocok tanam.
·         Perkebunan
Jenis tanaman perkebunan yang ada di Indonesia meliputi karet, cokelat, teh tembakau, kina, kelapa sawit, kapas, cengkih dan tebu. Berbagai jenis di antara tanaman tersebut merupakan tanaman ekspor (kegiatan mengirim barang ke luar negeri ) yang menghasilkan devisa (tabungan bagi negara ).


Manfaat tumbuhan antara lain:
·         Menghasilkan oksigen bagi manusia dan hewan
·         Mengurangi polusi karena dapat menyerap karbondioksida yang dipakai tumbuhan untuk proses fotosintesis
·         Mencegah terjadinya erosi, tanah longsor dan banjir
·         Bahan industri, misalnya kelapa sawit bahan industri minyak goreng
·         Bahan makanan, misalnya padi menjadi beras
·         Bahan minuman, misalnya teh dan jahe
5.      Tanah
Tanah adalah lapisan kulit bumi bagian atas yang terbentuk dari pelapukan batuan dan bahan organik yang hancur oleh proses alamiah. Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. Memang ada tumbuhan dan hewan yang hidup di laut, tetapi sebagian besar dari makanan kita berasal dari permukaan tanah.
Semua bahan yang kita perlukan dalam memehuhi kebutuhan dapat diperoleh dari tanah, secara langsung maupun tidak langsung. Kehidupan di bumi ini sangat bergantung pada tanah. Tumbuhan memperoleh air dan mineral dari tanah. Makanan yang kita peroleh dan hewan bergantung pada tumbuhan. Jadi makanan kita sebenarnya berasal dari tanah.
Tanah banyak dimanfaatkan untuk menanam sumber daya alam pertanian. Pertanian meliputi tanaman untuk makanan pokok, seperti padi, jagung dan sagu. Palawija terdiri dari ubi-ubian dan kacang-kacangan; dan holtikultura yang meliputi berbagai jenis sayuran dan buah-buahan.

2.2 Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui

·         Batu Bara
Batu bara berasal dari tumbuhan purba yang telah mati berjuta-juta tahun yang lalu. Batu bara banyak digunakan sebagai bahan bakar untuk keperluan industri dan rumah tangga.
·         Minyak Bumi
Minyak bumi berasal dari hewan (plankton) dan jasad-jasad renik yang telah mati berjuta-juta tahun.
·         Emas dan Perak
·         Besi dan Timah
Besi berasal dari bahan yang bercampur dengan tanah, pasir dan sebagainya. Besi merupakan bahan endapan dan logam yang berwarna putih. Timah berasal dari bijih-bijih timah yang tersimpan di dalam bumi.

2.3 PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM

Sumber daya alam merupakan salah satu modal dasar pembangunan. Sebagai modal dasar, sumber daya alam harus dimanfaatkan sepenuh-penuhnya tetapi dengan cara yang tidak merusak. Oleh karena itu, cara-cara yang dipergunakan harus dipilih yang dapat memelihara dan mengembangkan agar modal dasar tersebut makin besar manfaatnya untuk pembangunan dimasa datang.

Hasil tambang

·         Avtur untuk bahan bakar pesawat terbang;
·         Bensin untuk bahan bakar kendaraan bermotor;
·         Kerosin untuk bahan baku lampu minyak;
·         Solar untuk bahan bakar kendaraan diesel;
·         LNG (Liquid Natural Gas) untuk bahan bakar kompor gas;
·         Oli ialah bahan untuk pelumas mesin;
·         Vaselin ialah salep untuk bahan obat;
·         Parafin untuk bahan pembuat lilin; dan
·         Aspal untuk bahan pembuat jalan (dihasilkan di Pulau Buton)
Pemanfaatan minyak bumi di papua






Batu Bara dimanfaatkan untuk bahan bakar industri dan rumah tangga.











Biji Besi Untuk peralatan rumah tangga, pertanian dan lain-lain
Tembaga merupakan jenis logam yang berwarna kekuning-kuningan, lunak dan mudah ditempa.
Bauksit Sebagai bahan dasar pembuatan alumunium.
Emas dan Perak untuk perhiasan
Marmer Untuk bahan bangunan rumah atau gedung
Belerang Untuk bahan obat penyakit kulit dan korek api
Yodium Untuk obat dan peramu garam dapur beryodium
Nikel Untuk bahan pelapis besi agar tidak mudah berkarat.
Gas Alam Untuk bahan bakar kompor gas
Mangaan Untuk pembuatan pembuatan besi baja
Grafit Bermanfaat untuk membuat pensil
           

Hasil pertanian dan perkebunan


Padi Merupakan bahan baku nasi yang menjadi makanan pokok masyarakat      
            Indonesia.
Jagung Bahan membuat makanan ternak di samping sebagai makanan pokok daerah  
                         tertentu
Karet Bahan baku pembuatan ban mobil atau motor/sepeda
Kapas Bahan baku tekstil
Tembakau Bahan baku rokok dan obat
Kopi Bahan baku pembuatan minuman
Tebu Untuk bahan baku gula pasir
Vanili Untuk penyedap rasa
Agave Bermanfaat untuk pembuatan tali
Rosela Bermanfaat untuk bahan pembuatan karung goni
Kina Untuk membuat obat malaria


Tumbuhan

Hutan merupakan suatu kumpulan tetumbuhan, terutama pepohonan atau tumbuhan berkayu lain, yang menempati daerah yang cukup luas. Keunggulan yang lebih penting  bagi hutan dari sumberdaya alam lain adalah  merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Sumber-sumber hutan tidak akan kunjung habis dan kering , ia akan selalu ada asalkan diurus dan dijaga sebaik-baiknya.  Pengelolaan sumber kehutanan modern berdasarkan sifat renewable dan potensi serba guna bagi kesejahteraan rakyat sepanjang masa

1.   Penghasil Kayu Bangunan

Di hutan tumbuh beraneka spesies pohon yang menghasilkan kayu dengan berbagai ukuran dan kualitas yang dapat digunakan untuk bahan bangunan dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi.

2.   Sumber Hasil Hutan Non-Kayu

Tingkat biodiversitas hutan alami sangat tinggi dan memberikan banyak manfaat bagi manusia yang tinggal di sekeliling hutan. Selain kayu bangunan, hutan juga menghasilkan beraneka hasil yang dapat dimanfaatkan sebagai obat-obatan, sayuran dan keperluan rumah tangga lainnya.

3.   Cadangan Karbon

Salah satu fungsi hutan yang penting adalah sebagai cadangan karbon di alam karena karbon disimpan dalam bentuk biomassa vegetasinya. Alih fungsi/guna lahan hutan mengakibatkan peningkatan emisi kabon dioksida di atmosfer yang berasal dari pembakaran dan peningkatan mineralisasi bahan organik tanah selama pembukaan lahan serta berkurangnya vegetasi sebagai sumber karbon.

4.   Habitat Bagi Fauna

Hutan merupakan habitat penting bagi aneka flora dan fauna. Konversi hutan menjadi bentuk penggunaan lahan lainnya akan menurunkan populasi flora dan fauna yang sensitif sehingga tingkat keanekaragaman hayati berkurang.

5.      Sumber Tambang dan Mineral Berharga Lainnya

Di bawah hutan sering terdapat barang mineral berharga yang merupakan bahan tambang yang bermanfaat bagi kebutuhan hidup.
           
6.      Lahan

Hutan menempati ruang dalam bumi yang terdiri dari komponen tanah, hidrologi, udara atau atmosfer, iklim yang dinamakan lahan. Lahan sangat bermanfaat untuk kepentingan manusia dan bernilai ekonomi tinggi.

7.      Hiburan
           
Hutan digunakan sebagai tempat perburuan dan tempat wisata yang merupakan sumber pendapatan daerah.

Pengelolaan hutan sangat penting demi pengawetan maupun pelestariannya karena banyaknya fungsi hutan seperti berikut ini :

1.  Mencegah erosi; dengan adanya hutan, air hujan tidak langsung jatuh
      ke permukaan tanah, dan dapat diserap oleh akar tanaman.

2.  Sumber ekonomi; melalui penyediaan kayu, getah, bunga, hewan, dan
sebagainya.

3.  Sumber plasma nutfah; keanekaragaman hewan dan tumbuhan di
hutan memungkinkan diperolehnya keanekaragaman gen.

4.  Menjaga keseimbangan air di musim hujan dan musim kemarau.
Dengan terbentuknya humus di hutan, tanah menjadi gembur. Tanah
yang gembur mampu menahan air hujan sehingga meresap ke dalam
tanah, resapan air akan ditahan oleh akar-akar pohon. Dengan
demikian, di musim hujan air tidak berlebihan, sedangkan di musim
kemarau, danau, sungai, sumur dan sebagainya tidak kekurangan air.
Selain itu kini dikenal istilah Sumber daya buatan adalah hasil pengembangan dari sumber daya alam untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, dan/atau kemampuan daya dukungnya, antara lain hutan buatan, waduk, dan jenis unggul, yang dalam pemanfaatan dan pengelolaannya dapat menunjang tingkat perkembangan wilayah dengan tetap menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah tersebut.Sumber daya buatan adalah akibat dari intervensi manusia yang telah berubah sumber daya alam menjadi sumber daya buatan.
Bentuk sumber daya buatan ini dapat dilihat pada kawasan budidaya, kawasan perdesaan, kawasan perkotaan, maupun kawasan cagar alam. Fungsi kawasan-kawasan tersebut dapat sebagai pelindung kelestarian lingkungan hidup, dibudidayakan, permukiman, pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi untuk kesejahteraan manusia dan kesinambungan pembangunan.
 Sasaran Pendayagunaan Potensi SDB
·         Industri Pangan
·         Industri Energi
·         Industri Air
·         Industri Obat
·         Industri Bahan Baku
·         Pembangunan Infrastruktu


2.4 Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang Berlebihan

Sektor kehutanan menjadi penopang utama pembangunan nasional melalui perannya sebagai penghasil devisa, pembangkit aktivitas sektor lain, dan pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional. Namun pada sisi lain, pemanfaatan sumberdaya hutan telah menyebabkan timbulnya berbagai permasalahan social, ekonomi, dan lingkungan, kerusakan hutan telah divonis masyarakat sebagai penyebab terjadinya bencana alam berupa banjir dan tanah longsor pada musim hujan dan pemanasan global. Bahkan dunia internasional menjadikan isu degradasi hutan Indonesia sebagai bagian penting dari negosiasi pengembangan kerjasama bilateral atau pun multilateral. Kesadaran politik tersebut hendaknya dijadikan momentum emas merumuskan kebijakan yang tepat mengembalikan kejayaan dan peran sektor kehutanan sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus sebagai system peyangga kehidupan, pengaturan pengelolaan hutan guna memperoleh manfaat yang maksimal dan lestari dikenal sebagai Politik Kehutanan. Manifestasi dari politik kehutanan pada dasarnya adalah perumusan dan penerapan kebijakan-kebijakan tentang pengurusan hutan sesuai dengan tujuan Negara yang bersangkutan atau sering dikenal sebagai Kebijakan kehutanan (forest policy).

Selain potensi kayu dan nonkayu, kawasan hutan Indonesia juga memiliki nilai penting sebagai sumber plasma nutfah atau mega biodiversity tempat tersimpannya sumberdaya genetic flora maupun fauna.

Masalah lingkungan timbul sebagai akibat dari ulah manusia itu sendiri, dari hari ke hari ancaman terhadap kerusakan lingkungan semakin meningkat. Banyaknya pembukaan lahan baru  mengakibatkan banyaknya hutan yang dirusak karena umumnya pembukaan lahan tersebut tidak mengikuti kaidah ekologi.

Rusaknya hutan akan merusak ekosistem yang ada dihutan tersebut dan disekitar hutan dan merusak semua sistem kehidupan disetiap komponen yang ada di bumi ini. Melestarikan hutan berarti menyelamatkan semua komponen kehidupan, hutan yang terjaga akan memberikan tata air yang baik pada daerah hilirnya sehingga akan menyelamatkan semua kegiatan umumnya dan kegiatan ekonomi khususnya, selain itu hutan yang terjaga akan memberikan manfaat sangat besar bagi lingkungan, hutan sebagai paru-paru dunia akan mengurangi pemanasan bumi, mengurangi kekeringan saat musim panas dan mengurangi resiko longsor dan banjir saat musim hujan.
Air hujan yang tidak meresap ke dalam tanah akan mengalir di atas permukaan tanah, aliran air ini mempunyai energi tertentu juga, makin curam dan panjangnya lereng tempat air mengalir makin besar energinya, energi yang ada pada aliran permukaan ini akan mengelupaskan permukaan tanah sehingga terjadi erosi permukaan. Aliran permukaan dapat juga menyebabkan terbentuknya alur permukaan tanah yang disebut dengan erosi alur.
Jika ada hutan maka tetesan air hujan akan jatuh pada tajuk-tajuk tanaman yang ada di hutan tersebut, terlebih lagi bila tajuk tersebut berlapis-lapis sebagian air hujan tersebut, akan menguap kembali ke udara dan sebagian lagi akan jatuh ke tanah melalui tajuk- tajuk tanaman dari yang teratas sampai ke tajuk tanaman yang terendah, akibatnya energi kinetic air hujan tersebut di patahkan atau diturunkan kekuatannya oleh tajuk- tajuk tanaman yang berlapis tadi, hingga akhirnya air hujan yang jatuh pada tanah dari tajuk yang terndah energinya hanya yang kecil saja sehingga kekuatan pukulan air hujan pada permukaan tanah tidak besar, dengan demikian erosi percikan hanya kecil.
Sebagian air yang jatuh di tajuk akan mengalir melalui dahan ke batang pokok dan selanjutnya mengalir ke bawah melalui batang pokok sampai ke tanah. Di dalam hutan di atas permukaan tanah terdapat seresah yaitu, daun, dahan dan kayu  yang membusuk. Seresah- seresah tersebut dapat menyerap air dan dapat membuat tanah mejadi gembur dan membuat air mudah meresap ke dalam tanah. Karena penyerapan air oleh seresah dan air meresap ke dalam tanah aliran air permukaan menjadi kecil dengan demikian erosi lapisan dan erosi alur jadi kecil.
Apabila hutan tidak dipertahankan atau dilestarikan fungsi perlindungan hutan terhadap tanah akan hilang sehingga akan terjadi erosi bahkan longsor seperti yang banyak terjadi sekarang ini bila musim hujan datang. Erosi akan semakin besar dengan besarnya intensitas hujan serta makin curam dan panjangnya lereng. Akibat adanya erosi kesuburan tanah akan berkurang karena lapisan atas sudah terkikis dan terbawa oleh air sehingga akan menurunkan produksi tanaman dan pendapatan petani (Sinukaban, N. 1994).
Sumber masalah kerusakan lingkungan terjadi sebagai akibat dilampauinya  daya dukung lingkungan, yaitu  tekanan penduduk terhadap lahan yang berlebihan. Kerusakan klingkungan hanyalah akibat atau gejala saja , karena itu penanggulangan kerusakan lingkungan itu sendiri hanyalah merupakan penanggulangan yang sistematis, yaitu penanggulangannya harus dilakukan lebih mendasar yang berarti menanggulangi penyebab dari kerusakan lingkungan. Karena itu sebab keruskan lingkungan yang berupa tekanan penduduk terhadap sumber daya alam yang berlebih harus ditangani.

gfr.jpegsatal_001 hutamn lindung.jpg

          2.5 Pengelolaan Sumber Daya Alam
processing5.jpgPemanfaatan sumber daya hewan yang terlalu berlebihan menyebabkan hewan- hewan menjadi langka Untuk mencegah kepunahan satwa langka, diusahakan pelestarian secara in situ dan ex situ. Pelestarian in situ adalah pelestarian yang dilakukan di habitat asalnya, sedangkan pelestarian ex situ adalah pelestarian satwa langka dengan memindahkan satwa langka dari habitatnya ke tempat lain.
Eksploitasi tumbuhan yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan dan kepunahan, dan hal ini akan berkaitan dengan rusaknya rantai makanan.
Dalam mengeksploitasi sumber daya tumbuhan, khususnya hutan, perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

a. Tidak melakukan penebangan pohon di hutan dengan semena-mena
(tebang habis).
b. Penebangan kayu di hutan dilaksanakan dengan terencana dengan
sistem tebang pilih (penebangan selektif). Artinya, pohon yang
ditebang adalah pohon yang sudah tua dengan ukuran tertentu yang
telah ditentukan.
c. Cara penebangannya pun harus dilaksanakan sedemikian rupa
sehingga tidak merusak pohon-pohon muda di sekitarnya.
d. Melakukan reboisasi (reforestasi), yaitu menghutankan kembali hutan
yang sudah terlanjur rusak.
e. Melaksanakan aforestasi, yaitu menghutankan daerah yang bukan
hutan untuk mengganti daerah hutan yang digunakan untuk keperluan
lain.
f. Mencegah kebakaran hutan.
Oleh karena itu, agar sumber daya alam dapat bermanfaat dalam waktu yang panjang maka hal-hal berikut sangat perlu dilaksanakan.
1. Sumber daya alam harus dikelola untuk mendapatkan manfaat yang
    maksimal, tetapi pengelolaan sumber daya alam harus diusahakan
agar produktivitasnya tetap berkelanjutan.
2. Eksploitasinya harus di bawah batas daya regenerasi atau asimilasi
    sumber daya alam.
3. Diperlukan kebijaksanaan dalam pemanfaatan sumber daya alam yang
    ada agar dapat lestari dan berkelanjutan dengan menanamkan
pengertian sikap serasi dengan lingkungannya.
4. Di dalam pengelolaan sumber daya alam hayati perlu adanya
    pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :
a. Teknologi yang dipakai tidak sampai merusak kemampuan sumber
daya untuk pembaruannya.
b. Sebagian hasil panen harus digunakan untuk menjamin
pertumbuhan sumber daya alam hayati.
c. Dampak negatif pengelolaannya harus ikut dikelola, misalnya
dengan daur ulang.
d. Pengelolaannya harus secara serentak disertai proses
pembaruannya.








BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 KESIMPULAN
                        Dari pembahasan makalah ini dapat disimpulkan bahwa :

1.      Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang tersedia di alam dan dimanfaatkan  untuk kebutuhan manusia.
2.      Sumber alam berdasarkan jenis dan daya adalah biotik dan abiotik, berdasarkan Sifat Pembaharuan: diperbaharui, tak dapat diperbaharui dan tak terbatas, berdasarkan Sifat Pembaharuan: penghasil bahan baku dan energi
3.      Sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah air, tanah m, tumbuhan, hewan,dll.          
4.      Sumber daya alam yang tak  dapat diperbarui adalah batu bara, minyak bumi, gas alam,dll.
5.      Sumber daya alam dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia agar lebih sejahtera.
6.      Eksploitasi tumbuhan yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan dan kepunahan, dan hal ini akan berkaitan dengan rusaknya rantai makanan.

3.2  SARAN

Kami menyarankan agar pemanfaatan Sumber daya alam dapat dilakukan secara efektif dan efisien sehingga dapat digunakan terus menerus ke generasi berikutnya. Oleh sebab itu diperlukan kerja sama yang baik untuk memanfaatkan sumber daya alam tersebut.

 



                       
                               











DAFTAR PUSTAKA



humas ,”Pemanfaatan hutan timbulkan masalah sosial”,

Vissia Nitaviyana , “MENCARI AKAR MASALAH KERUSAKAN HUTAN DI INDONESIA UNTUK  
              MENDAPATKAN SOLUSI YANG TEPAT DEMI TERCIPTANYA KELESTARIAN HUTAN”, 
              http://www.landpolicy.or.id/ kajian/2/tahun/2007/bulan/08/tanggal/29/id/28/( diakses   
             tanggal 12 februari 2011)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar